Waspadai Kelainan Dalam Kehamilan, Bedakan Ciri Hamil Anggur Dan Normal

Ciri Hamil Anggur di awal masa kehamilan sama dengan kehamilan pada umumnya. Saat merasakan kehamilan adalah saat yang membahagiakan terutama bagi pasangan suami istri yang telah lama menantikan momongan. Jangan sampai kebahagiaan tersebut berganti dengan kesedihan karena terlambat menyadari kelainan yang terjadi pada kehamilan.

Ciri hamil anggur ini wajib diketahui para ibu karena kelainan yang terjadi pada 1 dari 1000 kehamilan ini pada awal kehamilan tidak dapat dideteksi. Idealnya ketika seorang wanita mengetahui positif sedang hamil, hendaknya segera memeriksakan diri ke dokter kandungan. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan janin dan kondisi rahim agar terus sehat, sekaligus mendeteksi apabila ada kondisi tidak normal yang terjadi pada kehamilan.

Ciri Hamil Anggur

Hamil anggur atau kehamilan mola merupakan kelainan kehamilan pada saat pembuahan. Kelainan disebabkan oleh pembuahan satu sperma pada sel telur kosong (hamil anggur lengkap) atau terjadi dari 2 sperma yang membuahi satu sel telur (hamil anggur parsial) dapat terdeteksi pada saat pemeriksaan secara rutin pada dokter kandungan atau dengan mengetahui ciri-ciri kehamilan anggur tersebut.

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya bahwa tanda hamil anggur pada awalnya sama dengan kehamilan pada umumnya. Namun seiring dengan bertambahnya usia kehamilan,ada beberapa gejala khusus yang bisa menjadi tanda terjadinya hamil anggur, yaitu:

  • Pendarahan yang terjadi pada trimester pertama kehamilan. Pendarahan ini kadang bisa mirip dengan pendarahan implantasi pada minggu awal kehamilan.
  • Mengalami mual dan muntah yang sangat parah.
  • Nyeri pada tulang panggul atau panggul terasa seperti tertekan.
  • Dalam beberapa kasus, Anda dapat melihat jaringan berupa darah yang keluar dari vagina berupa gumpalan-gumpalan seperti anggur.
  • Ukuran perut yang membesar tidak sesuai dengan usia kehamilan.

Apabila calon ibu mengalami gejala yang di atas, terutama gejala pembesaran perut yang tidak sesuai dengan usia kehamilan, memeriksakan diri ke dokter kandungan adalah pilihan yang paling tepat. Karena dokter kandungan akan dapat mengetahui diagnosisnya secara tepat dengan melakukan USG dan pemeriksaan darah.

Jika seorang calon ibu mengalami hamil anggur lengkap, dokter kandungan dengan pemeriksaan USG akan menemukan tanda-tanda berikut:

  • Tidak terdapat embrio atau janin di dalam rahim.
  • Tidak terlihat adanya cairan ketuban.
  • Plasenta menebal hampir memenuhi rahim inilah yang menyebabkan ukuran perut membesar lebih dari usia kehamilan.
  • Terdapat kista ovarium.
  • Plasenta yang terbentuk seperti sekumpulan buah anggur.

Sedangkan pada kehamilan parsial, dokter kandungan akan menemukan tanda-tanda sebagai berikut:

  • Pertumbuhan janin terhambat.
  • Cairan ketuban sangat sedikit.
  • Plasenta menebal.

Setelah diagnosis hamil anggur, dokter juga akan melakukan pemeriksaan darah, apakah penderita juga mengalami hipertensi, preeklamsia, hipertiroidisme dan anemia. Penanganan hamil anggur ini dilakukan melalui kuretase, histerektomi atau bahkan kemoterapi. Untuk mencegah terjadinya komplikasi yaitu gestational trophoblastic neoplasia atau bahkan Choricarcinoma (GTN yang berkembang menjadi kanker), ikuti semua petunjuk dari dokter dan lakukan pemeriksaan sesuai jadwal yang diberikan dokter untuk menangani hamil anggur tersebut.

Demikianlah hal-hal yang harus Anda waspadai pada masa kehamilan. Selalu lakukan pemeriksaan rutin ke dokter kandungan minimal satu bulan sekali. Pemeriksaan yang Anda lakukan secara rutin ditujukan untuk kesehatan pada diri dan janin yang ada di kandungan. Semoga kehamilan Anda selalu sehat dan Anda bisa memastikan bahwa ciri hamil anggur ini tidak ditemukan pada kehamilan Anda.

Related Posts